Jakarta, 24 April 2026 – Di era Industry 4.0 dan digitalisasi logistik, memiliki alat berat yang bertenaga tidak lagi cukup; Anda membutuhkan armada yang cerdas. Menjawab permintaan tersebut, iMow Indonesia mengumumkan bahwa seluruh lini produk penanganan material andalannya kini terintegrasi dengan teknologi telematika bawaan sebagai fitur standar, bukan sebagai tambahan opsional.
TeknologiTelematika iMow bertindak sebagai “otak digital” yang menghubungkan setiap forklift atau truk jangkauan di lapangan langsung ke manajer gudangmendukung layar komputer atau smartphone. Melalui antarmuka dasbor yang intuitif, pengguna dapat memantau berbagai metrik penting secara real-time:
-
Lokasi & Pemanfaatan Unit: Lacak lokasi unit, rute yang sering dilalui, dan bandingkan jam kerja aktif (pemindahan/pengangkatan) dengan waktu idle. Ini mencegah unit duduk diam dan mengoptimalkan alokasi tugas.
-
Kesehatan Baterai (BMS): Pantau persentase daya baterai, suhu sel, dan kebiasaan pengisian daya operator. Fitur ini sangat penting untuk mencegah operator menjalankan unit hingga baterai benar-benar mati, yang dapat merusak masapakai baterai.
-
Pemberitahuan Layanan Prediktif: Sistem secara otomatis mengirimkan peringatan (melalui email atau aplikasi) jika mendeteksi anomali dalam sistem kelistrikan atau saat jadwal pemeriksaan rutin semakin dekat. Ini secara drastis mengurangi risiko waktu henti yang tidak terduga.
-
Manajemen Operator: Unit dapat dikonfigurasi untuk mulai hanya menggunakan kartu atau PIN RFID tertentu, memastikan bahwa hanya operator berlisensi yang dapat menggunakan peralatan tersebut, sehingga menjaga standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (OHS).
Dengan integrasi Telematika ini, iMow Indonesia tidak hanya menjual peralatan transportasi; iMow menawarkan ekosistem manajemen armada terintegrasi yang membantu perusahaan logistik membuat keputusan berdasarkan data, meningkatkan produktivitas, dan menjaga lingkungan kerja operasional yang aman.


